laporan keuangan perusahaan

Selain menggunakan aplikasi laporan keuangan, ternyata menyusun laporan keuangan perusahaan bisa dilakukan dengan cara manual. Namun, sayangnya kebanyakan orang tidak telaten menyusunnya secara manual karena dianggap lebih susah dan butuh waktu yang lama. Sebenarnya ada beberapa langkah praktis yang bisa diterapkan untuk membuat laporan keuangan dengan cara yang sederhana. Apa saja langkah-langkahnya? Langsung saja berikut ulasannya.

Buat Neraca Saldo dari Buku Besar

Langkah pertama yang perlu dilakukan untuk membuat sebuah laporan keuangan adalah dengan menyusun neraca saldo yang berasal dari buku besar. Neraca saldo sendiri diartikan sebuah ringkasan saldo rekening transaksi yang dilakukan selama periode akuntansi dalam sebuah perusahaan. Untuk membuat neraca saldo dari buku kas sebenarnya sangatlah mudah, Anda hanya perlu menyusun daftar rekening-rekening dengan saldo debit dan kredit.

Buat Jurnal Penyesuaian

Langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan yaitu membuat jurnal penyesuaian. Untuk bisa menyusun jurnal ini, Anda perlu mengumpulkan beberapa data penting yang dibutuhkan. Secara umum, fungsi utama jurnal penyesuaian dalam laporan keuangan yaitu untuk membuat penyesuaian pada beberapa transaksi tertentu. Beberapa contoh transaksi yang masuk dalam jurnal penyesuaian seperti transaksi dibayar di muka, penyusutan aktiva tetap dan lain sebagainya

Membuat Neraca Lajur

Setelah selesai membuat jurnal penyesuaian, maka selanjutnya Anda perlu melakukan langkah selanjutnya yaitu membuat neraca lajur. Neraca lajur atau biasa dikenal dengan namun kertas kerja merupakan suatu cara yang dapat memudahkan para akuntan untuk menyusun laporan keuangan. Dengan menggunakan kertas kerja ini, tentu proses penyusunan jauh lebih mudah dan sederhana.

Dalam penyusunan kertas kerja ini dimulai dari neraca saldo yang kemudian disesuaikan dengan data-data yang diperoleh pada tahap sebelumnya. Nantinya saldo yang sudah disesuaikan akan masuk ke dalam kolom saldo yang disesuaikan pada kertas kerja. Untuk menyusun kertas kerja ini, dibutuhkan ketelitian yang tinggi agar tidak terjadi kesalahan dalam perhitungan.

Membuat Laporan Laba Rugi

Kemudian, setelah Anda selesai membuat neraca lajur maka tahap selanjutnya yaitu menyusun laporan keuangan. Laporan tersebut terdiri dari laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan.

Jika sudah, maka lanjut ke proses berikutnya yaitu menyesuaikan sekaligus menutup rekening-rekening dengan menggunakan jurnal penutup. Dalam hal ini jurnal penutup berfungsi sebagai jurnal untuk menutup semua rekening nominal ke rekening laba rugi.  Jangan lupa untuk memindahkan saldo rekening laba rugi ke bagian rekening laba yang tidak dibagi.

Setelah mengetahui beberapa langkah di atas, tentu Anda sudah tahu bagaimana cara menyusun laporan keuangan dengan mudah. Namun jika Anda masih merasa kesulitan, maka disarankan untuk menggunakan aplikasi laporan keuangan yang tersedia di Bukukas. DI sana tersedia beragam aplikasi keuangan yang bisa Anda gunakan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Jadi tunggu apalagi? Agar pekerja lebih praktis dan selesai tepat waktu pastikan untuk segera buka situs Bukukas dan pilih aplikasi yang Anda butuhkan. Selamat mencoba!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here